Saturday, April 28, 2012

5 Faktor Penentu Adu Cepat MU dan ManCity


 
Dua klub Manchester, Manchester United dan Manchester City, akan adu cepat mencapai garis finish di pentas Premier League musim ini. Meski MU kini unggul 3 poin, namun ManCity tetap punya peluang menyalip MU.
Peluang masih dimiliki ManCity mengingat keduanya masih harus head to head dalam laga bertajuk derby Manchester.  Selain itu, kondisi MU saat ini tengah kurang 'nyaman' setelah dalam tiga pertandingan terakhir, Wayne Rooney cs hanya mampu meraih satu kemenangan.

Yang jelas, persaingan duo Manchester akan semakin panas menjelang garis finish. Fans MU tentu sangat yakin Sir Alex Ferguson akan mampu mempertahankan trofi Premier League. Sebaliknya, fans ManCity juga punya keyakinan sama bahwa tim kebanggaannya akan mampu finish di atas MU.

Lalu, faktor apa saja yang akan menentukan menjadi juara musim ini? Berikut ini 5 faktor yang dianggap akan menentukan langkah Manchester Merah atau Biru untuk menjadi juara:

1. Koneksi ArgentinaKembalinya Carlos Tevez ke skuad Roberto Mancini tampaknya sukses membuat lini depan The Citizens semakin tajam. Dalam tiga pertandingan terakhir, Carlitos telah sukses mencetak empat gol. Kini, duet Tevez dan kompatriotnya, Sergio Aguero dianggap menjadi duet paling menakutkan di Premier League.

2. Hadangan Newcastle UnitedSelain partai derby, Manchester City juga terancam kehilangan poin saat bersua Newcastle United. Tim besutan Alan Pardew ini punya segudang alasan untuk dapat menggagalkan ambisi The Citizens menyalip MU. Selain tengah memburu jatah Champions League, The Black Cats punya kualitas untuk menumbangkan The Citizens. Selain itu, laga yang akan digelar 6 Mei mendatang akan berlangsung di markas Newcastle, St James Park.
3. Selisih Gol 
Si Merah dan Si Biru Langit berpeluang finish dengan torehan poin yang sama. Jika kedua tim menuai hasil poin yang sama, The Citizens tentu lebih berpeluang menjadi juara mengingat Aguero dan kawan-kawan punya catatan selisih 60 gol dibanding MU dengan 54 gol.

 

4. Wayne RooneyWazza mungkin tak menunjukkan permainan terbaiknya musim ini. Namun, tak dipungkiri jika Rooney adalah pemain kunci Iblis Merah di setiap musim. Rooney akan tetap menjadi tumpuan Sir Alex Ferguson untuk menjebol gawang lawan. Mantan striker Everton ini dituntut untuk lebih produktif di tiga laga sisa.

5. Derby Manchester
Faktor ini dianggap paling krusial. Pemenang derby ini dianggap banyak kalangan akan menjadi kampiun. Jika MU mampu mengamankan tiga poin di Etihad Stadium pada 30 April mendatang, hampir dipastikan MU akan meraih gelar ke-20. Namun, jika MU harus kembali kalah dari sang rival sekota, maka The Citizens lebih berpeluang dengan pertimbangan poin sama dan unggul dalam selisih gol.(sumber : vivanews.com)

FIGC Akan Bahas Rencana Tiga Bintang Juventus


Juventus berencana akan memakai tiga bintang di kostumnya jika sukses merebut Scudetto musim ini. Sesuai peraturan di Serie A setiap klub berhak memasang satu bintang di kostum untuk setiap 10 gelar Scudetto.
Juventus telah merebut 29 Scudetto, namun dua Scudetto pada musim 2004-05 dan 2005-06 telah dicabut akibat skandal pengaturan skor atau Calciopoli. Dengan demikian Scudetto Bianconeri yang sah hanya berjumlah 27.
Meskipun demikian Juve berencana akan memasang tiga bintang jika merebut Scudetto musim ini. Pada awal pekan ini Wakil presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC),  Demetrio Albertini mengatakan rencana Juve tersebut sebagai tindakan provokasi.
Kali ini Presiden FIGC, Giancarlo Abete ikut berkomentar. Abete baru akan mendiskusikan masalah ini saat Juventus benar-benar telah merebut Scudetto.
“Federasi akan mengikuti aturan. Sampai saat ini belum ada yang mengajukan pertanyaan, maka masalah ini belum sampai di sana,” kata Abete seperti dilansirSoccerway.
“Perburuan Serie A saat ini masih berlangsung, maka tak benar jika berbicara mengenai potensi kemenangan Juventus. Jika isu mengenai bintang ketiga muncul, maka kami akan meresponnya sesuai dengan aturan,” lanjutnya.
Juventus saat ini masih memimpin klasemen dengan mengoleksi 74 poin dari 34 pertandingan, selisih 3 poin dengan Milan di posisi kedua(sumber : zonabola.com)

Antara Pep Guardiola Dan Angka 4


Josep Guardiola telah mengumumkan masa depannya: mundur dari Barcelona, klub yang ditanganinya empat tahun terakhir dengan 13 gelar juara.
Banyak yang menyesalkan. Ada juga yang memaklumi. Guardiola, pelatih berusia 41 tahun, telah menjadi fenomena.
Kata Michael Laudrup: Barcelona akan sangat susah mencari figur entrenador brilian seperti Pep, minimal dalam 30 tahun ke depan.
Kantor berita Reuters secara khusus memberi ulasan lengkap terkait si Plontos berusia 41 tahun. Satu hal yang ditonjolkan, adalah julukan The Fabulous 4. Bukan sekadar sematan saja, karena angka 4 mengandung banyak sejarah bagi Pep.
Paling tidak ada dua hal yang menjadi catatan utama terkait angka tersebut. Pertama, nomor punggung selama berkarier milik Pep adalah 4. Tak salah, bagi Barcelona, nomor ini sangat keramat, bahkan sejajar dengan nomor 10, sesuatu yang jarang terjadi di klub manapun di dunia.
Angka tersebut menjadi platform utama saat ia bergabung bersama Zubizaretta, Bakero, Beguiristain, Goikoetchea, dan beberapa pemain asing seperti Koeman, Laudrup, Stoichkov dan empat pemain asal Catalans, Albert Ferrer, Sergi Barjuan dan Miguel Angel Nadal.
Angka 4 yang dikenakannya menjadi The Dream Team esndiri. Angka 4 berikutnya adalah masa edar di Camp Nou sebagai pelatih. Mengulangi prestasi saat bersama Blaugrana, selama empat tahun, ia berhasil menciptakan tim impian lagi.
Kali ini, para aktornya adalah Lionel Messi, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Carles Puyol, Dani Alves, Pedro Rodriguez, David Villa, Gerard Pique sampai Sergio Busquets. Imbas lainnya, timnas Spanyol menjadi sangat bergantung pada para jugador Barcelona.
Sebelum pergi, ia pun sudah mencetak empat pemain calon penerus Lionel Messi dkk, seperti Cristian Tello, Thiago Alcântara, Isaac Cuenca dan Gerard Deulofeu.(sumber : zonabola.com)

FIFA Bakal Uji Teknologi Garis Gawang


Tidak sedikit keputusan kontroversial wasit yang merugikan sebuah tim. Meski bola sudah melewati garis, sang pengadil masih sering luput.
Setelah mendapat desakan terus-menerus untuk menggunakan teknologi garis gawang, akhirnya FIFA mengonfirmasi mereka akan menguji teknologi yang disebut ‘Hawk-Eye’ bulan depan.
Milan menjadi pihak yang paling vokal mengajukan penggunaan teknologi gawang. Milan dirugikan keputusan wasit saat mereka berhadapan dengan Juventus yang berakhir imbang 1-1. Dalam tayangan ulang, tendangan Sulley Muntari sudah melewati garis gawang, namun wasit tidak mengesahkannya.
Dilansir Football Italia, FIFA akan menggunakan ‘Hawk-Eye’, yang terlebih dulu sudah digunakan di olahraga tenis dan kriket, di ajang Piala FA Senior New Hampsire antara Eastleigh FC kontra AFC Totton 16 Mei mendatang di Stadion St Mary’s, Southampton.(sumber : zonabola.com)

Southampton Promosi Ke Premier League


Kemenangan 4-0 atas Coventry di pertandingan terakhir Championship memastikan langkah Southampton promosi secara otomatis, Sabtu, 28 April 2012.
Southampton mengunci posisi kedua klasemen dengan raihan 88 poin. Mereka unggul dua poin atas West Ham United yang di pertandingan lain mengandaskan Hull City 2-1.
Tim asuhan Nigel Adkins mendampingi Reading yang menjadi juara Championship musim ini untuk tampil di Premier League musim depan. Southampton terakhir kali berlaga di kompetisi kasta tertinggi pada 2005 silam.
Sebagai catatan, musim lalu klub berjuluk The Saint ini juga mendapatkan jatah promosi dari kompetisi level ketiga League One.
“Seluruh anggota tim telah bekerja keras dan para pemain pantas mendapat pujian. Southampton kembali ke Premier League itu membuat bangga dan merasa terhormat,” ujar Adkins dikutip Team Talk.
Sementara West Ham, Birmingham City, Blackpool dan Cardif, yang duduk di posisi tiga sampai enam akan bertarung memperebutkan tiket ke Premier League melalui jalur playoff.

Friday, April 27, 2012

Rasakan Atmosfer Allianz Arena Lewat Facebook



Allianz Arena merupakan stadion yang ditunjuk UEFA sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan prestisius final Liga Champions Eropa 2011-2012. Seluruh pecinta sepakbola sepertinya tidak ingin melewatkan laga di markas Bayern Munich tersebut, pada 19 Mei mendatang.

Dua tim elit Benua Biru, Chelsea dan tuan rumah Bayern akan memperebutkan trofi juara sekaligus membuktikan diri sebagai tim terbaik. Tentunya para penggemar kedua klub sangat mengimpikan duduk di tribun stadion yang berkapasitas mencapai 69 ribu penonton tersebut.
Namun, keinginan itu rasanya sulit terwujud lantaran sederet alasan dan keterbatasan. Meski demikian, bukan berarti kita tidak bisa melihat dari dekat megahnya stadion yang resmi dibuka pada 31 Mei 2005 itu.
Sebagai mitra strategis Arena, Allianz memanjakan para penggila sepakbola lewat wisata belakang layar stadion secara eksklusif. Tur interaktif 360 derajat ini akan membawa kita seakan merasakan atmosfer stadion, mulai dari lapangan, bangku cadangan, tribun penonton, ruang ganti pemain, hingga ruang pemijatan.
Caranya? Sangat mudah, hanya dengan mengunjungi fan page Facebook ‘Football for Life’ dan situs football-for-life.com, seluruh pecinta sepakbola juga bisa mengetahui serba-serbi stadion. Empat infografis telah disediakan untuk memberi gambaran proses pembangunan stadion modern tersebut.
Tak hanya sebatas panjang dan lebar, tapi juga ketebalan rumput, sistem pencahayaan luar yang ramah lingkungan serta dapat berubah warna merah, biru atau putih sesuai tim yang bertanding, hingga jumlah sosis yang dijual di setiap pertandingan.
Belum berhenti sampai di situ, para fans juga dapat berinteraksi dengan memberi komentar serta berbagi tips kepada para punggawa Chelsea dan Bayern.
“Sepakbola adalah bahasa internasional yang digunakan oleh jutaan manusia di dunia. Kami berharap ke depannya untuk dapat selalu berbagi pandangan dan pengetahuan kepada para penggemar sepakbola, serta menyambut mereka di stadion megah ini pada 19 Mei mendatang,” ujar Head of Global Brand Management Allianz SE, Christian Deuringer.
Chelsea melaju ke final seusai menyingkirkan juara bertahan, Barcelona. Sedangkan Bayern menumbangkan tim elite Spanyol lainnya, Real Madrid. Sayang, sejumlah pemain pilar dua tim finalis dipastikan absen termasuk kapten Chelsea, John Terry yang diganjar kartu merah di laga leg 2 semifinal.(sumber : zonabola.com)

Barcelona Terlalu Bergantung Pada Lionel Messi


Barcelona terlalu sering menang di seluruh kompetisi yang mereka ikuti dalam empat tahun terakhir. Maka, ketika mereka hanya mencatat dua kekalahan dalam tiga laga terakhir, muncul pertanyaan apa yang terjadi dengan klub yang berasal dari planet lain. Sebuah kesimpulan sementara, El Barca terlalubergantung dengan Lionel Messi. Media Spanyol menyebut penyakit ini sebagai ‘Messidependencia’.
Berapa kali pasukan Josep Guardiola kehilangan angka, baik seri maupun kalah, sepanjang musim ini?Hanya 15 kali. Namun, harga tertahan 11 kali dan 4 kekalahan cukup mahal. Mengingat, 20% dari hasil buruk terjadi di momen-momen terakhir. Kekalahan dari Real Madrid di El Clasico membuat Barcelona tertinggal 7 angka sedangkan dua laga tanpa kemenangan di Liga Champions membuat Chelsea yang terbang ke Muenchen.
Di Liga Spanyol6 hasil seri dan 3 kekalahan dituai oleh Lionel Messi dkk dari 34 pertandingan. DiLiga Champions3 kali imbang dan sekali tumbang. Di Copa del Rey, El Barca mulus tanpa kekalahan, tapi menuai 2 hasil seri dari Real Madrid dan Valencia.
Adalah sebuah hal unik ketika menyadari bahwa dalam hasil-hasil buruk ini, Barcelona juga kehilangan Lionel Messi. Tuah sang mesiah sirna dalam 13 dari 15 pertandingan ketika El Barca tidak memetik 3 angka.
Laga buruk yang dilalui Barcelona denganLionel Messi mencetak gol, hanya terjadi dua kali. Yang pertama, pada 15 Agustus 2011 lalu. Saat itu, bermain di Santiago Bernabeu, Lionel Messi membantu El Barca meraih hasil seri di ajang Piala Super Spanyol.
Kejadian kedua, tercipta selang tiga bulan. Bertempat di katedral suci San Mames, King Leo menjadi penyelamat Barcelona di ujung laga. Athletic Bilbao sempat unggul 2-1 hingga menit 90+1.
Selebihnya, 8 hasil buruk di Liga Spanyol, 4 di Liga Champions, dan 2 di Copa del Rey, tak pernah melibatkan Lionel Messi dalam daftar pencetak gol.
‘Penyakit’ Messidependencia juga bisa dilihat dari statistik lain. Dalam setiap pertandingan, kecuali melawan tim yang memiliki 10 pemain bertahan di kotak penalti, King Leo hampir selalu mendapatkan 5 hingga 7 tembakan; hal yang tidak didapatkan oleh para penyerang lain dari El Barca; yang biasanya cuma berkutat di angka 3 tembakan.
Kita bisa menengok pula rentang yang terlalu jauh antara King Leo dengan top skorer kedua di klub.Lionel Messi berkibar dengan 63 gol dari 55 pertandingan. Namun, penyeimbangnya tidak ada. Pencetak gol terbanyak kedua Barcelona adalah Cesc Fabregas yang membukukan 15 gol dari 45 pertandingan atau kurang dari 1/4 gol Messi.
Barcelona, klub dengan ball possessions lebih dari 63% dalam setiap pertandingan, mungkin sudah saatnya berbenah. King Leo memang pemain luar biasa; seorang gelandang serang yang demikian subur ketika posisinya dimajukan sebagai penyerang. Namun, bergantung pada seorang Lionel Messi untuk mencetak gol tentu bukan pilihan satu-satunya bagi lawan Athletic Bilbao di Vicente Calderon 25 Mei mendatang.(sumber : zonabola.com)

Setelah Barca, Banyak Pilihan untuk Guardiola



Keputusan Josep Guardiola untuk mundur dari jabatan pelatih Barcelona di akhir musim ini menimbulkan satu teka-teki. Ke manakah Guardiola setelah hengkang dari Camp Nou?
Sejak memberikan gelar pertamanya sebagai pelatih Barca, posisi Guardiola justru tidak nyaman. Prestasinya yang gemilang justru menimbulkan ekspektasi dan tekanan besar dari klub sehingga setiap tahun selalu saja ada isu bahwa Guardiola dikabarkan akan pindah. Selama tiga tahun Guardiola selalu dihubung-hubungkan dengan klub maupun tim lain yang kemungkinan bakal menjadi tempat barunya. Isu itu tidak pernah berujung pada kebenaran selama tiga tahun hingga Guardiola mengemukakan rencana mundurnya dari "Blaugrana" pada Jumat (27/4/2012) petang WIB.

Setelah pernyataannya itu, kini Guardiola bagaikan layang-layang putus yang dikejar banyak orang. Banyak klub kaya raya yang ingin menggaet mantan gelandang itu dengan tawaran gaji fantastis. Sejumlah negara juga berkeinginan memboyongnya untuk dijadikan pelatih tim nasional. Berikut ini sejumlah tujuan yang mungkin bisa menjadi pilihan Guardiola di musim depan.

Inter Milan
Presiden Inter Milan Massimo Moratti sudah lama menginginkan Guardiola sebagai pelatih, terutama setelah Jose Mourinho meninggalkan Giuseppe Meazza dengan kenangan trofi Liga Champions 2010. Dengan kekayaannya, Moratti bisa menempuh segala upaya untuk membawa Guardiola ke Italia dan menggantikan pelatih sementara Inter, Andrea Stramaccioni. Liga Serie-A Italia bukanlah hal baru bagi Guardiola karena ia pernah bermain di Brescia.

AC MilanKlub pesaing Inter Milan ini sebetulnya meraih prestasi cukup bagus di bawah kepelatihan Massimiliano Allegri. Namun, kegagalan Allegri menaklukkan Juventus musim ini bisa menjadi batu pengganjal baginya untuk melanjutkan jabatan tersebut. Lagi pula, pemilik klub Silvio Berlusconi termasuk senang dengan kontrak besar untuk menyaingi Inter.

Chelsea
Pemilik klub Inggris ini, Roman Abramovich, dikenal royal mengeluarkan uang untuk membayar mahal seorang pelatih. Jadi, kalau Abramovich mau, ia bisa saja menawarkan bayaran mahal untuk Guardiola. Walaupun "The Blues" sudah punya Roberto Di Matteo, pelatih sementara yang sukses membawa timnya ke final Liga Champions musim ini, Guardiola tetap menjadi alternatif yang tepat untuk dijadikan pelatih tetap di Stamford Bridge.
Manchester CityTak dapat dimungkiri, tim paling ambisius meraih gelar Liga Inggris ini pasti ingin mendapatkan yang terbaik. Saat ini City masih punya peluang meraih gelar juara liga bersama Pelatih Roberto Mancini. Akan tetapi, Mancini bisa terpental jika peluang itu gagal diraih.
Sebagaimana Chelsea, klub kaya raya milik konglomerat Timur Tengah ini juga tak mempermasalahkan bayaran mahal untuk siapa pun yang ingin menjadikan klub itu sebagai kampiun. Guardiola bisa menjadi pilihan segar bagi "The Citizens" untuk menghentikan dominasi Manchester United di Liga Inggris.
Manchester UnitedGosip kepindahan Guardiola ke Manchester United lebih sering muncul dibanding klub-klub lain. Guardiola diyakini akan menjadi suksesor pelatih kawakan MU, Sir Alex Ferguson, yang sudah menangani klub tersebut selama lebih dari 20 tahun.
Bagi MU, Guardiola merupakan sosok yang tepat untuk melanjutkan pembinaan pemain muda yang selama ini digarap dengan apik oleh Ferguson. Nama lain yang juga disebut-sebut bakal menggantikan Ferguson adalah Pelatih Real Madrid Jose Mourinho, yang sudah cukup sukses tatkala mengarsiteki Chelsea pada 2005-2007.

InggrisMenjelang perhelatan penting Piala Eropa 2012, Inggris masih belum punya pelatih tetap sepeninggal Fabio Capello. Dengan persiapan yang mepet, siapa yang bisa mendongkrak prestasi timnas Inggris di ajang tersebut?
Pelatih sementara Stuart Pearce masih belum memperlihatkan kepiawaiannya bersama timnas Inggris. Kandidat kuat untuk pelatih Inggris, Harry Redknapp, masih bersikukuh berkonsentrasi untuk Tottenham Hotspur ketimbang berbagi tugas menangani "The Three Lions". Jadi, Guardiola mungkin bisa melakukannya meskipun ia kurang mengenal persepakbolaan Inggris.
Spanyol
Timnas Spanyol sudah sukses meraih gelar juara dunia bersama Pelatih Vicente Del Bosque. Gelar juara Eropa akan melengkapi prestasi Del Bosque sehingga ia akan lebih lega melepaskan jabatannya bersama "La Furia Roja" setelah Piala Eropa 2012 pada Juli nanti. Jika Del Bosque lengser, Guardiola merupakan salah satu sosok tepat bagi tim "Matador" untuk melanjutkan gaya tiki-taka mereka ke Piala Dunia 2014 di Brasil.

Al Ahli/Qatar
Guardiola dikabarkan pernah menjalin kontak dengan seorang pemain Al Ahli di Doha. Rumor ini membuka kemungkinan baginya untuk merapat ke Qatar, entah sebagai pelatih di Al Ahli atau timnas Qatar. Al Ahli yang banyak merekrut pemain-pemain besar Eropa mungkin akan menjadi batu loncatan sebelum melatih Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.
 (sumber : kompas)

Inilah Alasan Pep Meninggalkan Barcelona



Pep Guardiola akhirnya menyampaikan keputusannya untuk tidak melanjutkan kontrak sebagai pelatih Barcelona pada musim mendatang dalam keterangan pers di Camp Nou, Jumat (27/4/2012). Apa alasan Pep untuk meninggalkan tim berjuluk "Blaugrana" itu akhir musim ini?

"Saya selalu ingin kontrak yang singkat karena tuntutan Barcelona begitu besar," ungkapnya seperti dilansir oleh Reuters.

"Sekarang kami keluar dari dua kompetisi utama, ini adalah waktu yang baik untuk mengumumkannya. Alasannya sederhana. Empat tahun ini membuat semua orang lelah," tambahnya kemudian.

Keputusan ini diambil oleh Pep menyusul kegagalan Barca melaju ke babak final Liga Champions musim ini dan makin tipisnya peluang mereka untuk meraih gelar La Liga. Dalam kesempatan ini, pelatih berusia 41 tahun itu berharap pelatih Barca yang baru nanti dapat membawa Carles Puyol dan kawan-kawan berprestasi dalam kompetisi-kompetisi yang diikuti.

"Pelatih baru akan memberikan sesuatu yang tak dapat saya berikan sebelumnya," katanya.

Pep juga meminta maaf atas kesimpangsiuran berita mengenai masa depannya di Barcelona dalam dalam beberapa minggu terakhir. Dalam keterangan pers ini, Pep didampingi oleh Presiden Barcelona, Sandro Rosell, dan Direktur Olahraga, Andoni Zubizarreta. Pengumumannya disiarkan secara langsung di Barca TV dan secara streaming melalui situs klub.(sumber : kompas)

Guardiola di Mata Mereka


Josep Pep Guardiola (Foto: Daylife)

Josep Pep Guardiola adalah sosok pelatih Barcelona paling sukses sepanjang sejarah klub asal Katalan tersebut. Dengan keahliannya meramu taktik, pelatih berkebangsaan Spanyol ini pun dibanjiri pujian.
 
Pujian bukan hanya datang dari anak-anak asuhnya, maupun manajemen Azulgrana.Bahkan, lawan-lawan pun tak sungkan untuk memberikan sanjungannya kepada pelatih berusia 41 tahun itu.
 
Berikut pujian-pujian untuk pria yang sempat menimba pengalaman di kompetisi Serie A dengan membela AS Roma dan Brescia ini:
 
"Guardiola adalah pelatih terbaik untuk Barcelona." - Pelatih Real Madrid Jose Mourinho.
 
"Pep adalah Barca. Dia hidup untuk klub ini. Itulah yang membedakannya dari banyak pelatih." - Presiden Barcelona Sandro Rosell.
 
"Pep mengirim sejumlah kebanggaan dengan ambisi pada pekerjaan kami dan membuat kami lapar kemenangan. Ia memenangkan keyakinan kami dari hari pertama, karena kami bisa melihat bahwa hal-hal benar sedang dilakukannya dan kemudian ketika hasilnya mulai mengalir, rasa percaya diri tumbuh bersama kami" - Striker Barcelona Lionel Messi.
 
"Barca adalah tim terbaik di dunia. Saya sudah tahu ketika saya sampai di sana, dan ketika saya meninggalkan Barcelona, Guardiola adalah pelatih fantastis. Masalah antara kami hanya soal perbedaan." - Mantan striker Barcelona Zlatan Ibrahimovic.
 
"Selama saya menjabat sebagai pelatih, ini (Barcelona) adalah tim terbaik yang pernah saya hadapi." - Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson, setelah Barcelona asuhan Guardiola mengalahkan United di final Liga Champions 2011.
 
"Dia (Guardiola) salah satu intelektual yang pernah saya temukan dalam ruang ganti, intelektual dalam arti, dia berpikir tentang banyak hal. Banyak hal tentang sepak bola. Tentu saja, dia juga bicara tentang sastra dan hal budaya lainnya." - Mantan pelatih Inggris Fabio Capello.
 
"Dia (Guardiola) tidak memberikan dirinya istirahat satu menit pun. Dia berkepala babi, sepakbola adalah segalanya untuk dia. Pep memberikan intensitas yang begitu banyak ke semua hal. Pep hampir terkena penyakit karena sepakbola" - Pemain tengah Barcelona Xavi.(sumber : okezone)

Derby Manchester City Vs Manchester United


Pencinta sepak bola di Inggris pekan ini akan disuguhkan derby menarik antara Manchester City Vs Manchester United, sekaligus dikatakan sebagai penentuan kepada siapakah gelar juara Liga Inggris musim 2011/2012 akan berlabuh. Tapi apakah pertandingan itu sama seperti pertandingan antaraLiverpool Vs Arsenal,  26 Mei 1989 Silam?
Pertandingan 23 tahun yang lalu itu dapat dikatakan sebagai pertandingan paling dramatis di Liga Inggrisyang pernah ada. Sebuah pertandingan yang telah dijadwalkan 23 April, namun harus dirubah 26 Mei karena bencana Hillsborough.
Liverpool yang mengalahkan Everton di Piala FA seminggu sebelumnya, memiliki keunggulan 3 poin dari pesaing terdekatnya, Arsenal. Dengan perbedaan selisih gol, berarti The Gunners hanya bisa menyalip di puncak jika menang atas Liverpool minimal 2 gol.
Pertandingan dilangsungkan di kandang Liverpool. Sebagai tim berlabel  underdog, Arsenal  ketika itu diremehkan. Tetapi pelatih George Graham mengatakan kepada pemainnya untuk tetap tenang dan tidak perlu kuatir, karena sebenarnya beban berat ada di pundak para pemain Liverpool.
“Semua tekanan akan berada di pemain Liverpool. Mereka tidak akan bisa bernapas dan merasakan beban berat.”
Pada babak pertama skor tetap 0-0. George Graham coba meyakinkan pemain Arsenal untuk tidak panik dan mengembalikan konsentrasi untuk melakoni babak kedua.
Babak kedua berjalan, Striker Alan Smith mencetak gol pada menit ke-52.  Sebenarnya kekalahan 0-1 masih cukup aman untuk membuat Liverpool menjadi juara ketika itu.
Tiba saat memasuki masa injury time, gelandang Liverpool Steve McMahon terlihat mengatakan sesuatu kepada rekan-rekannya sebagai tanda bahwa pertandingan akan segera berakhir dan Liverpool akan menjadi juara.
“Satu menit… Hanya satu menit..”, ungkap Steve McMahon.
Tidak disangka, menit 91 Michael Thomas mencetak gol untuk Arsenal dan kedudukan akhir pertandingan itu adalah 2-0 untuk Arsenal.
Arsenal pun menjadi juara Liga Inggris musim 1988/1989. Dari statistik klasemen, Arsenal dan Liverpool mengumpulkan poin yang sama, 76 dengan selisih gol yang sama pula, 37.
Namun Arsenal dinobatkan sebagai juara karena mencetak gol lebih banyak. Arsenal mencetak 73 gol dan kemasukan 36 gol. Sedangkan Liverpool mencetak 65 gol dan kemasukan 28 gol.
Lantas bagaimanakah dengan derby antara Manchester City Vs Manchester United? Kita tunggu hasilnya.

Keteladanan Mourinho



Kekalahan bagi siapa pun tentu sangat menyakitkan, apalagi bagi seorang pelatih ”spesial” Jose Mourinho. Namun, meski timnya, Real Madrid, kalah dari Bayern Muenchen melalui drama adu penalti, Mourinho menunjukkan sifat kepemimpinan sejati yang tidak menyalahkan pemainnya.

”Kekalahan itu menyakitkan saya karena mereka telah bekerja sangat keras untuk bisa sampai ke sana. Para pemain harus kembali ke rumah, mencium istri mereka dan anak-anak mereka, serta tetap menegakkan kepala mereka,” kata Mourinho, yang tetap membanggakan para pemainnya meskipun mereka kalah di semifinal Liga Champions di Santiago Bernabeu, Madrid, Kamis (26/4) dini hari WIB.

Pelatih asal Portugal itu pun menegaskan, ia siap tetap bersama Madrid jika masih ada empati dan klub masih menginginkannya, serta jika klub bisa terus bertumbuh.

Jose Mario dos Santos Mourinho Felix yang berjuluk ”Special One” ini memang terbukti spesial. Dia berhasil mengangkat Porto menjuarai Liga Primeira Portugal dan Piala UEFA. Di Chelsea dia juga dua kali mempersembahkan juara Liga Primer dan juga Piala FA. Di Inter Milan, dia bahkan mampu mempersembahkan treble, juara Liga Serie A, juara Champions Eropa, dan Coppa Italia.

Bersama Madrid, tahun lalu dia hanya memenangi Copa del Rey setelah mengalahkan Barcelona di final. Karena itu, jika Madrid memenangi La Liga musim ini, hal itu sudah menandakan musim yang berhasil bagi klubnya.

”Kami memimpin di depan berkat usaha kami sendiri dan kami layak mendapatkan itu. Jika kami memenangi kejuaraan, itu akan menjadi sebuah musim yang bagus,” ujarnya.

Mengenai kegagalan dua pemain bintangnya, Cristiano Ronaldo dan Kaka, pada tendangan penalti, Mourinho pun dengan tegas membela kedua pemainnya itu.

”Mereka yang gagal dengan tendangannya adalah mereka yang memiliki bola untuk ditendang. Mereka tidak kenal takut, tidak mementingkan diri sendiri, mereka maju dan berusaha. Saya bangga dengan pemain-pemain saya. Mereka adalah orang-orang super, tetapi Superman adalah sebuah film,” ungkapnya.

Dia menambahkan, banyak orang mengkritik dan mempertanyakan mengapa kesalahan seperti itu terjadi. Banyak orang juga mengkritik kegagalan Ronaldo, Kaka, dan Sergio Ramos, tetapi seolah melupakan kegagalan tendangan penalti Lionel Messi.

”Orang-orang ini bekerja seperti binatang selama dua jam. Mereka memberikan semuanya dan kemudian mereka pergi ke sana (titik penalti) dan tendangannya gagal,” ujarnya.

Mourinho jauh-jauh hari sudah meyakini bahwa Ronaldo pasti suatu ketika akan gagal.

Dia menambahkan, timnya dipaksa menghadapi pertandingan menentukan, yaitu penentuan juara La Liga, melawan Barcelona, Sabtu (21/4). Sementara Bayern Muenchen bisa mengistirahatkan delapan pemain kuncinya untuk pertandingan melawan Werder Bremen, yang sudah tidak menentukan siapa yang menjadi juara Bundesliga.

”Keduanya, Bayern dan Chelsea, menggunakan pasukan keduanya pekan ini dan kemudian mereka bertanding melawan Real dan Barca, yang sama- sama bertanding untuk partai terpenting di liga domestik,” katanya.

Mourinho pun tak ragu untuk mengatakan jika ini semua adalah kesalahan bersama. ”Jika kami tidak bermain untuk La Liga, kami tidak perlu memasang orang-orang terbaik untuk Sabtu lalu. Sangat sulit untuk bisa bertahan di lebih dari satu kompetisi,” katanya.

Bela bekas klubnya


Perjalanan karier Mourinho sebagai manajer memang penuh warna dan kontroversi. Namun, satu hal yang tetap dia pegang adalah keyakinannya terhadap tim-tim yang pernah diasuhnya. Seperti membela para pemainnya di Madrid, Mourinho pun membela bekas-bekas tim yang pernah dibesarkannya.

Sebagai mantan manajer Chelsea, Mourinho juga tidak ragu untuk membela tim Inggris itu yang dicela habis-habisan oleh media-media Spanyol sebagai tim yang ”antisepak bola” karena mengandalkan bermain bertahan dan mencari peluang mencetak gol saat lawan lengah, saat mengalahkan Barcelona dalam dua laga semifinal Champions.

”Banyak orang merasa mereka adalah master-master sepak bola dan mereka akan mengkritik Chelsea sebagaimana mereka mengkritik Inter (Milan) dua tahun lalu. Namun, mereka tak tahu sama sekali. Mereka tidak tahu apa-apa mengenai karakter, mereka tidak tahu apa-apa mengenai daya upaya, mereka tidak tahu mengenai bagaimana bertahan dengan 10 orang. Saya mempunyai pahlawan-pahlawan saya di Inter, saya juga mempunyai pahlawan-pahlawan di Chelsea,” ujarnya.

Kontrak resmi Mourinho dengan Madrid memang sampai 2014. Namun, kekosongan kursi manajer di Chelsea setelah dipecatnya Andre Villas-Boas membuat nama Mourinho kembali dikait-kaitkan dengan Chelsea.

Bahkan, Daily Mail, akhir pekan lalu, melaporkan, pemilik Chelsea, Roman Abramovich, dilaporkan siap untuk membayar berapa pun untuk kembalinya Mourinho ke Chelsea setelah pemilik Chelsea itu bisa menyelesaikan perbedaan pendapatnya dengan Mourinho.(sumber : kompas.com)

Derby Manchester, MU Tetap Inginkan Kemenangan


Imbang dari Manchester City sebenarnya sudah cukup menguntungkan bagi Manchester United yang unggul di klasemen sementara saat ini. Namun satu poin tak cukup memuaskan The Red Devils, yang bertekad menang di Etihad Stadium, kandang City.
Apalagi jika kalah dari City, maka Manchester City akan bertengger di puncak klasemen dengan keunggulan selisih gol atas MU. Kondisi tersebut jelas melebarkan peluang City menjadi juara Premier League.
Dengan poin berjumlah 83, MU kini unggul tiga poin atas City di posisi teratas. Selisih tiga angka tersebut akan bertahan jika pada Selasa (1/5/2012) dinihari WIB mendatang ‘Setan Merah’ bisa bermain imbang di pekan 36 Premier League.
Tinggal menghadapi Swansea dan Sunderland di dua pertandingan sisa, MU dalam posisi cukup aman untuk bisa mengamankan titel juara. Meski begitu, Sir Alex Ferguson menolak jika timnya cuma mengincar hasil imbang dalam pertandingan tersebut.
“Kami tahu pasti bagaimana situasinya. Kami berada dalam posisi yang lebih baik dibanding Manchester City. Kami bisa meraih dua hasil baik sementara mereka hanya bisa meraih satu. Meski Anda tahu bagaimana sikap saya dan klub ini, kami akan mencoba untuk menang,” sahut Fergie di FourFourTwo.
Pada pertemuan pertama di Old Trafford lalu, MU dibuat malu setelah kalah dengan skor telak 1-6. Namun di ajang Piala FA, The Red Devils mampu membalas dengan memetik kemenangan 3-2 di Etihad. MU di awal musim juga mengalahkan City 3-2 pada ajang Community Shield.
“Saya pikir pertemuan sebelumnya tidak relevan. Kami sudah berhadapan tiga kali, tapi masa lalu adalah masa lalu. Itu tidak berpengaruh. Semua akan tergantung kondisi di hari Senin (Selasa dinihari WIB),” tuntas Fergie.

Laga Barcelona-Chelsea Pecahkan Rekor di Twitter


Laga Barcelona-Chelsea Pecahkan Rekor di Twitter

Tahukah Anda? Ternyata laga Semifinal Liga Champions leg kedua Barcelona kontra Chelsea dua hari silam berhasil memecahkan sebuah rekor di ranah Twitter.

Situs jejaring sosial tersebut mengklaim gara-gara even tersebut sebuah rekor nominal tweet tertinggi per detiknya telah terpecahkan, khususnya untuk sebuah even olah raga.

Twitter juga merilis bahwa angka tertinggi dalam satu detik saat laga yang membawa The Blues melaju ke Final itu menyentuh angka 13.684 tweet per detik.

Jumlah tersebut sudah cukup untuk mematahkan catatan lama yakni 12,233 tweet per detik selama putaran Final Super Bowl Februari silam, untuk lagaAmerican Football antara New York Giants melawan New England Patriots.

Saat itu Twitter menyebut total angka tweet terkait even Super Bowl itu sebanyak 13,7 Juta tweet, sayangnya untuk laga Barca-Chelsea kemarin Twitter tak membeberkannya. (sumber : bola.net)

Gantikan Pep, Barca Bidik Bielsa?


Gantikan Pep, Barca Bidik Bielsa?

Pep Guardiola sepertinya akan mengakhiri pengabdiannya di Barcelona, dan raksasa Catalan itu sudah punya calon pengganti yang mereka anggap ideal dalam sosok Marcelo Bielsa.

Guardiola dilaporkan sudah bertemu dengan presiden klub, Sandro Rosell serta direkturAndoni Zubizarreta hari Kamis kemarin, dan menjelaskan hasratnya untuk mengambil cuti panjang setelah empat tahun memegang kendaliBlaugrana.

Selama memimpin Barca, Guardiola sudah mempersembahkan 13 gelar dan diperkirakan ia akan mengumumkan kepergiannya pada para pemain di saat pertemuan tim hari Jumat ini, sebelum dijadwalkan melakukan konferensi pers bersama Rosell setelah sesi latihan tim.

Dan andai Guardiola menetapkan keputusannya untuk mundur, Barca sudah menetapkan pandangan mereka pada Bielsa yang saat ini masih menjabat pelatih Athletic Bilbao, namun kontraknya akan habis musim panas nanti.

Pelatih asal Argentina itu tak hanya mendapatkan dukungan dari direksi Barcelona, namun juga Guardiola yang menganggapnya sebagai salah satu pelatih terbaik saat ini. Bahkan kemungkinan besar Guardiola sendiri akan diminta untuk merayu Bielsa hengkang ke Camp Nou.

Namun andai pelatih berusia 56 tahun itu memutuskan tetap bertahan di San Mames, Barca tampaknya akan memilih pengganti Guardiola dari lingkungan klub sendiri, termasuk di antaranya asisten pelatih Tito Vilanova dan mantan pelatih tim B yang kini membesut AS RomaLuis Enrique.

Bahkan mencuat juga nama mantan pelatih VillarrealErnesto Valverde serta pelatih Jerman, Joachim Loew. Namun dewan direksi klub sangat yakin mereka bisa mendatangkan Bielsa, yang merupakan kandidat utama posisi pelatih Los Azulgrana. (sumber : bola.net)

Jadwal Liga Italia Minggu Ini 28-30 April 2012


Akhir minggu ini, Liga Italia Serie-A akan menghadirkan beberapa pertandingan seru, terutama pertemuan antar tim yang akan berebut posisi di zona Liga Champions musim depan. AS RomaNapoli,Udinese, dan Lazio akan saling sikut akhir pekan ini.
Di Stadio Olimpico, Roma yang mengalami dua kekalahan dalam dua laga terakhir bertekad untuk membalasnya dengan mengalahkan Napoli yang sialnya sedang berada dalam performa menanjak.
Tugas Roma akan semakin berat setelah mereka dipastikan tak bisa diperkuat oleh Pablo Osvaldo yang mendapatkan kartu merah di laga terakhir melawan Fiorentina.
Tengah pekan kemarin, Napoli justru mampu memetik kemenangan penting dengan skor 0-2 di kandang Lecce. So, sepertinya Roma harus berjuang keras jika ingin meraih tiga angka kali ini.
Di partai lain, Udinese dan Lazio yang juga masih berpeluang meraih tiket Liga Champions musim depan juga akan saling bertemu di Stadio Friuli. Keduanya sama-sama mengalami kekalahan di pertandingan terakhir.(sumber : sidomi)
Udinese yang bermain di kandang sendiri takluk 1-3 dari Inter Milan. Sedangkan Lazio lebih parah karena kalah 2-1 atas Novara yang berada di papan bawah.
Berikut adalah jadwal lengkap Liga Italia Serie-A akhir pekan ini:
Sabtu, 28 April 2012 (23.00 WIB):
  • Cagliari vs Chievo
  • Palermo vs Catania
Minggu, 29 April 2012 (01.45 WIB):
  • AS Roma vs Napoli
Minggu, 29 April 2012 (17.30 WIB):
  • Bologna vs Genoa
Minggu, 29 April 2012 (20.00 WIB):
  • Atalanta vs Fiorentina
  • Inter Milan vs Cesena
  • Lecce vs Parma
  • Novara vs Juventus
  • Siena vs AC Milan
Senin, 30 April 2012 (01.45 WIB):
  • Udinese vs Lazio

Jadwal Liga Inggris Minggu Ini 28 April-1 Mei 2012



Liga Inggris akhir pekan ini akan kembali menghadirkan sejumlah pertandingan seru yang tentunya sayang jika dilewatkan. Kompetisi yang semakin mendekati masa akhir menjadi salah satu faktornya, terutama persaingan dalam memperebutkan gelar juara.

Ya, penentuan gelar juara bisa jadi akan semakin seru setelah pekan ini Manchester United danManchester City dijadwalkan akan saling bentrok di Stadion Etihad. Dengan hanya selisih tiga poin, maka pertandingan ini bagaikan final bagi keduanya.
Kubu United bahkan “mengirim” pasukannya ke Cardiff untuk menjalani liburan singkat untuk melepaskan ketegangan yang terjadi setelah secara mengejutkan mereka ditahan imbang Everton 4-4 pekan lalu.
Bagaimana dengan City? Mereka tampaknya sudah sangat siap dengan laga ini. Kembalinya Carlos Tevez yang semakin pada dengan Sergio Aguero bakal dijadikan senjata ampuh untuk membombardir lini pertahanan United.(sumber : sidomi)
Selain pertandingan tersebut, masih ada sembilan laga lagi yang juga tak kalah serunya. Dan berikut ini adalah jadwal lengkapnya:
Sabtu, 28 April 2012 (21.00 WIB):
  • Everton vs Fulham
  • Stoke City vs Arsenal
  • Sunderland vs Bolton Wanderers
  • Swansea City vs Wolverhampton
  • West Bromwich vs Aston Villa
  • Wigan Athletic vs Newcastle United
Sabtu, 28 April 2012 (23.30 WIB):
  • Norwich City vs Liverpool
Minggu, 29 April 2012 (19.30 WIB):
  • Chelsea vs Queens Park Rangers
Minggu, 29 April 2012 (22.00 WIB):
  • Tottenham Hotspur vs Blackburn Rovers
Selasa, 1 Mei 2012 (02.00 WIB):
  • Manchester City vs Manchester United